Pada tanggal 15-16 mei 2015 kami melakukan perjalanan kebukit
sabak. Bukit Sabak terletak di daerah Cimangkok Kecamatan Sukalarang Kabupaten
Sukabumi.kami kebukit sabak itu dengan keadaan mendadak atau dalam keadaan
tidak siap siaga, kami serba kekurangan (bukannya ga mampu) Kami hanya ingin mencari
pengalaman.. kami hanya membawa 1 terpal 1 panci dan makanan ringan.
kami kesana berjumlah 12 orang
#4sekawan(Andrian,Anggi,Novas,Yayan) #XA2smancis(Bias,Daffa,Rizal,Vebri) #Brother
(Diki,Irfan,Ule,Ilham ) kami berangkat dalam keadaan hujan, kami Start dari
pintu Pusat Pendidikan Kepolisian Indonesia yang ngaa Jadi. Disitu kami benar
benar serba kekurangan yang pertama kami tidak bawa Tenda,Lampu(senter) dan
Suluh(kayu bakar)..
Pukul 18.00 kami mulai berjalan menyusuri perkampungan dan
shalat magrhib terlebih dahulu jam 18.30 kami melanjutkan perjalanan memang jam
segitu itu masih bisa dikatakan sore tetapi karena Hujan kami kebingungan
karena kami harus menyusuri jalan licin, gelap dan tanpa penerangan.
Memang kami tidak terlalu dekat dengan semua orang orang yang
ikut tetapi kami berusaha agar tidak mengeluh karan hujan.. ‘’hujan itu bukan
untuk ditakuti tapi hujan itu harus disyukuri karena hujan memberikan banyak
pengalaman’’
Diperjalanan kami selalu terjatuh atau kebingungan menemukan
jalan Karena Memang Kami ke bukit sabak
hanya dengan Modal Nekad, kami kegunung ini tanpa ada yang tahu jalannya
(semua belum pernah kegunung sabak) tapi kami terus berusaha dan tidak menyerah
kami bersyukur soalnya kami disitu menemukan banyak pelajaran
kami khususnya saya disitu baru menemukan Arti kebersamaan dan
Persahabatan Karena Kami Memang Tidak terlalu kenal Malah Ada beberapa yang
tidak kenal tetapi dibalik semua itu kami menemukan hal hal baru yang tidak
akan terlupakan.
Aneh tapi nyata banyak orang berkata kebukit sabak itu
membutuhkan 2-3 jam tetapi kami hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai
ke bukit pinus, kami baru bernafas lega karena kami menemukan banyak orang .
disitu ternyata kami sudah sampai dilapang bukit sabak.kami langsung mencari
tempat yang enak dan akhirnya kami menemukan tempat itu dan langsung
beristirahat, sesudah istirahat kami menghamparkan terpal. Sesudah itu kami
melaksanakan makan malam.. kami masih sangat kebingungan karena kami kedinginan
seharusnya kami mendirikan api unggun tetapi karena suluhnya bararaseh kami
jadi tidak mendirikannya.
Masih banyak yang harus diceritakan tetapi kami sengaja tidak
menceritakan agar semua penasaran dan berkeinginan berkemah ke bukitt sabak
ini.
#I love sukabumi#Comoroad#loseboy#Gunung Sabak Sukabumi
Maafkan bila kata katanya sedikit ngaur karena ini karyaku
Hahaha
Ini Cerita kami Ditunggu Ceritanya semoga lebih lebih extrim
lagi haha


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
jalannya berapa jauh?
ReplyDelete